Linguistik Arab

MORFOLOGI DIALEK ARAB

Bentuk-bentuk perkataan Arab dalam kata nama atau kata kerja akan berubah berdasarkan kepada satu sistem yang lengkap mengikut keadaan struktur frasa. Perubahan bentuk ini akan membawa kepada perubahan dari segi makna perkataan tersebut. Contohnya perkataan Arab mengandung perubahan atau isytiqaq yaitu perpecahan dan pembentukan perkataan pecahan atau sampingan dari satu kata dasar. Kata dasar kataba كتب boleh dipecahkan kepada beberapa variasi perkataan lain seperti katibun, maktuban, kitabatan, maktabatun

كاتب – مكتوب – كتاب – مكتب, begitu juga dengan dialek-dialek yang tersebar dinegara jazirah Arabiyyah.

Varietas bahasa Arab ini adalah bahasa dialek daerah setempat. Bahasa inilah yang diperoleh setiap dalam komunitas Arab sejak masa kanak-kanak, dipakai dalam percakapan sehari-hari oleh setiap orang, baik terpelajar maupun yang buta huruf. Bahasa Arab Dialek atau “Al-‘Arabiyyah Al-‘Ammiyah” adalah bahasa Arab yang dipakai dalam percakapan sehari-hari di dunia Arab, dan amat berbeda dengan Bahasa Arab tulisan. Perbedaan dialek paling utama ialah antara Afrika Utara (Magribi) dan bagian Timur Tengah (Hijaz). Faktor yang menyebabkan perbedaan dialek bahasa Arab ialah pengaruh substrat (bahasa yang digunakan sebelum bahasa Arab datang). Seperti misalnya pada kata yakūn (artinya “itu”), di Irak disebut aku, di Palestina fih, dan di Magribi disebut kayən.

Daftar dialek utama di Arab adalah sebagai berikut:

  1. Dialek Mesir مصري : Dipakai oleh sekitar 76 juta rakyat Mesir.
  2. Dialek Maghribi مغربي : Dipakai oleh sekitar 20 juta rakyat Afrika Utara.
  3. Dialek Levantine : Disebut juga Dialek Syam. Dipakai di Syria, Palestina, Lebanon dan Gereja Maronit Siprus.
  4. Dialek Iraq عراقي : Mempunyai perbedaan khusus, yaitu perbedaan dialek di utara dan selatan Iraq
  5. Dialek Arab Timur بحريني : Dipakai di Oman, di Arab Saudi dan di Irak bagian Barat.
  6. Dialek Teluk خليجي : Dipakai di daerah Teluk, yaitu di Qatar, Unu Emirat Arab dan Saudi Arabia.

Sementara beberapa dialek lainnya adalah:

  1. Hassānīya حساني : Dipakai di Mauritania dan Sahara Barat
  2. Dialek Sudan سوداني : Dipakai di Sudan dan Chad
  3. Dialek Hijazi حجازي : Dipakai di daerah barat dan utara Arab Saudi dan timur Yordania
  4. Dialek Najd نجدي : Dipakai di Najd, Arab Saudi
  5. Dialek Yamani يمني : Dipakai di Yaman
  6. Dialek Andalus أندلسي : Dipakai di Andalus sampai abad ke-17
  7. Dialek Sisilia سقلي : Dipakai di Sisilia

Di samping perbedaan antara satu dialek dengan yang lainnya juga dikenal perbedaan istilah atau juga berbeda dalam memilih kata-kata untuk satu hal yang sama. Pada makalah ini akan dibahas beberapa contoh perbedaan dialek antara penduduk negeri Arab yang berbeda maupun antara daerah yang satu dengan yang lainnya dalam satu negeri.

 

 

 

  1. A. Kumpulan Dialek Keseluruhan

Dialek yang paling berhubungan dengan dialek dari ‘golongan Anazi atau dengan dialek Badui, yaitu Qatar. Dialek abu Zabi dan Buraimi, melestarikan beberapa keistimewaan tertentu yang tidak lagi dapat diamati di Kuwait, Bahrain, atau dialek Dubai. Demikian juga di Qatar:

  1. Huruf hidup yang  belum terhubung dengan kata kerja yang ‘bersifat’ fi’il mudhari’ atau mungkin –a-, seperti yasrab, meskipun bentuknya sama.
  2. Kata perintah untuk kata kerja yang sederhana memiliki huruf hidup yang pendek, seperti mengatakan: gil, yang mana dialek lain mengatakan guul.

Dialek Kuwait, Bahrain, dan Dubai:

  1. Bentuk jamak muannas tidak terjadi pada kata kerja atau sifat.
  2. Bentuk pasif tidak terjadi pada kata kerja, meskipun ada tapi jarang ditemukan.
  3. 1. Kata kerja – umum

Bentuk jamak muannas dari kata kerja, didasarkan pada bentuk-bentuk di Qatar dan saat ini dalam dialek buraimi.  Verba pasif tidak bisa didapatkan, karena ini jarang terjadi pada kebanyakan dialek, kecuali di Qatar, bentuk-bentuk pasif ini dibahas.

a) Fi’il madi

Bentuk dasar dari fi’il madi pada kata kerja yang sederhana dari salah satu fa’al / fi’al atau jenis fi’il, seperti kitab ‘dia menulis’, hasab ‘dia menghitung’, dan sirib ‘dia meminum’. Table tashrif kata kerja

–         Mufrad

Ghaib&ghaibah

–         Kitab, -ktab,sirib,-srib(mudzakkar)

–         Ktibat,-ktiba, sarbat,[sribat](muannas)

Mukhatab&mukhatabah

–         Kitabt, -ktabt, sribt, -sribt(mudzakkar)

–         Kitabti, -ktabti, sribti, -sribti(muannas)

Mutakallim

–         Kitabt, -ktabt, sribt, -sribt

–         Jamak

Ghaib&ghaibah

-Ktibaw,-ktibaw,sarbaw, [sribaw](mudzakkar)

-(ktiban,-ktiban), (sarban, -sriban]) ( muannas)

Mukhatab&mukhotabah

-Kitabtu, -ktabtu, sribtu, -sribtu (mudzakkar)

-(kitabtin,-ktabtin), (sribtin,sribtin)(muannas)

Mutakallim

Kitabna, -ktabna, sribna, -sribna

b) Fi’il mudhari’

Kata kerja yang memiliki bentuk dasar fa’al pada fi’il madi, dan fi’il mudharinya dengan pola yaf’il atau yif’al, seperti yaktib ‘dia menulis’.

Table tashrif fi’il mudhari dari kata kerja katab dan sirib

–         Mufrad

Ghaib&ghaibah

–         Yaktib, yisrab(mudzakkar)

–         Taktib, tisrab(muannas)

Mukhatab&mukhatabah

–         Taktib, tisrab(mudzakkar)

–         Taktәbiin, tisrәbiin  (muannas)

Mutakallim

–         Aktib, asrab

–         Jamak

Ghaib&ghaibah

–         Yaktәbuun, yisrәbuun (mudzakkar)

–         (yaktaban), (yisraban) (muannas)

Mukhatab&mukhatabah

–         Taktәbuun, tisrәbuun (mudzakkar)

–         (taktәban), (tisrәban) (muannas)

Mutakallim

–         Naktib, nisrab

c) Fi’il amr

bentuk fi’il amr biasanya memiliki karakteristik yang sama vokalnya dengan fi’il mudhori. demikian untuk verba kitab, dan sirib dikonjugasikan di atas dalam fi’il mudhori, pola fi’il amr sebagai berikut:

–         Mufrod

Iktib, israb(mudzakkar)

Iktibi, isribi(muannas)

–         Jamak

Iktibu, isribu(mudzakkar)

(iktiban), (isriban) (muannas)

d) Ism fa’il dan mashdar

pola di bawah ini merujuk kepada ism fa’il yang berasal dari katab ‘dia menulis’

–         Mufrod

Kaatib (mudzakkar)

Kaatba (muannas)

–         jamak

kaatbiin (mudzakkar)

kaatbaat (muannas)

Berikut adalah contoh pembentukan mashdar:

Rijuu’             (kembali)

Najaah          (sukses)

Dikr                (sebutan/ menyebutkan)

  1. 2. Fi’il mu’tal
    1. a. Mitsal

–  hamzah

Fi’il madi’

Fi’il mudhori’

Fi’il amr

Ghoib/ghoibah

‘akal

[ә]kalat

– Yaakil (mudzakkar)

– taakil (muannas)

Mukhotob/mukhotobah

‘akalt

‘akalti

–         Taakil(mudzakkar)

–         Taakliin (muannas)

‘ukul

‘ukli

Mutakallim

‘akalt

–         ‘aakil

–  wawu dan ya

Fi’il madi’

Fi’il mudhori’

Fi’il amr

Ghoib/ghoibah

Wisal

Wsalat

–         yoosal(mudzakkar)

–         toosal(muannas)

Mukhotob/mukhotobah

Wisalt

Wisalti

–         toosal(mudzakkar)

–         Toosliin (muannas)

oosal

oosli

Mutakallim

‘akalt

–         oosal

  1. b. Ajwaf

Fi’il madi’

Fi’il mudhori’

Fi’il amr

Ghoib/ghoibah

gaal

gaalat

yguul (mudzakkar)

tguul (muannas)

Mukhotob/mukhotobah

gilt

giltu

Tguul(mudzakkar)

tguuliin (muannas)

Guul

Guuli

Mutakallim

Gilt

Gilna

Aguu

nguul

  1. c. Naqis

Fi’il madi’

Fi’il mudhori’

Fi’il amr

Ghoib/ghoibah

Masa’

Yamsi[i] (mudzakkar)

tamsi (muannas)

Mukhotob/mukhotobah

Tamsi[i](mudzakkar)

Tamsiin, -een (muannas)

ims

imsay

Mutakallim

Amsi[i]

namsi[i]

  1. 3. Kata Benda, Sifat, dan Kata Ganti

3.1. Pembentukan isim dan sifat

  1. 1. Fa’l

Harb (perang), jalb (membawa)

  1. 2. Fi’l

‘ilm (laporan),

  1. 3. Fu’l

Tuul (panjang), surb (meminum)

  1. 4. Fa’la

Fanna (kapal), leela (malam). Dan lain-lain

3.2. Angka/Bilangan

Lk2

pr

Waahid

[i]tneen

Talaat

Arba’

Kams

Sitt

Sab’

Tamaan

Tis’

‘asar

Wahda

Tinteen

Talaata

Arba’a

Kamsa

Sitta

Sab’a

Tamaanya

Tis’a

‘sara

3.3. Isim isyaroh

Ini

Itu

Haada (lk2)

Haadi (pr)

Hadeela (haadila)-lk2/pr jamak

(ha)daak (mudzakkar)

(ha)diic (muannas)

(ha)deelaak, haadilaak – mudzakkar /muannas jamak

Lampiran bagan Morfologi Dialek Arab

No

Objek Perbedaan

Kuwaiti

Bahraini

1

Kata kerja – umum

Tashrif kata kerja pada umumnya seperti yang ditunjukkan pada pembahasan sebelumnya secara keseluruhan.

– Bentuk pasif (kecuali isim fa’il) hanya terjadi pada ungkapan peribahasa dan tetap.

– Bentuk jamak mu`annats hanya terjadi pada beberapa ungkapan yang tetap.

 

1.1

Kata kerja sederhana

 

 

a.

Fi’il madhi (gha`ib dan gha`ibah)

Ktibat, kitbat : katabat (muannas, mufrad)

Ktibaw, kitbaw (mudzakkar/ muannas, jamak)

Memiliki kesamaan denga pola pada dialek pada umumnya, kecuali pada bagian orang ke 3 (muannas), seperti kitbat; kitbu. kadang-kadang ktibat, ktibaw

b.

Fi’il mudhari’

Fi’il mudhori’ juga terjadi dari wazan yuf’ul, terutama di akhir kata kerja yang bersumber dari labial (bunyi bibir). Demikian juga yutlub ‘ia meminta’, serta yatlib

t’arif (kamu tahu)

t’arfih (kamu tahu dia ‘mudzakkar’)

t’arfuun (kamu tahu ‘jamak’)

thidiriin (kamu mengobrol ‘muannas’)

ihabsuunih (mereka mengunci dia)

c.

Fi’il amar

Contoh pola di bawah ini memberikan tashrif dari fi’il amr yang memiliki fi’il mudhori’ dari wazan yaf’il dan yif’al .

iktib, israb(mudzakkar)

[i]ktibi, kitbi –[ i]sribi(muannas)

[i]ktibu, kitbu – [i]sribu(mudzakkar / muannas jamak)

Pola di bawah ini menunjukkan bentuk yang terjadi dengan kata ganti yg terdiri dari konsonan, vokal dan sufiks.

Kitbih, iktibha – sribih, isribha (mudzakkar)

Kitbiih, kitbiiha – sribiih, sribiiha (muannas)

Kitbooh, kitbooha – sribooh, sribooha (mudzakkar / muannas jamak)

Idkal, israb(mudzakkar)

Dakli, sarbi-sribi-sribii(muannas)

Daklu, sarbu-sribu, sriboo (mudzakkar / muannas jamak)

1.2

Musytaq

Pola II            )tallag, ytallig(

Pola III )Kaalaf, ykaalif(

Pola IV) Akbar, yikbir(

Pola V )Tqaddam, ytaqaddam(

Pola VI )Thaarab, yithaarab(

Pola VII  )ingalab, yingilib

Pola VIII iktalaf, yiktilif

Pola X            ( Istaksaf, yistaksif)

Masdar yang berasal dari semua tema yang sedang digunakan, sebagian dari mereka tidak diragukan lagi pinjaman dari bahasa sastra, seperti:

Pola II            ta’liim

Pola II            kilaaf

Pola IV           intaag

Pola V            ta’aliim, -um

Pola VI           tabaa’id, -ud

Pola VII inkasaar

Pola VIII igtimaa’

Pola IX           ihmiraar

Pola X istiqlaal

Pola II            (‘arras, i’arris)

Pola III            (baarak, ibaarik)

Pola V (tbaddal, [y]itbadda)l

Pola VI t’aafar, [y]it’aafar

Pola VII (intaras, [y]intiris)

Pola VII(iftaham, [y]iftihim)

Pola X (ista’yal, ista’iil)

1.3

Mudha’af

Dagg, ydigg

Dass, ydiss

Farr, yfirr

Mass, ymiss

Sad, ysidd

Mass, ymiss

Dass, idiss (memasuki)

Gass, igiss (menipu)

Hadd, ihidd (membiarkan sendirian)

Kadd, ikidd (bekerja keras)

1.4

Fi’il Ruba’i

Bamba’, ybambi’

Bartal, ybartil

Garbal, ygarbil

Kansal, ykansil

‘al’al, I’al’il

Garbal, igarbil

Gasmar, igasmir

2

Fi’il mu’tal

-Hamzah

Fi’il madhi: ‘akad, ‘akal

Fi’il mudhari’: Yaakid, yaakil

Fi’il amar: ‘ikid, ‘ukud, – ‘ikil, ‘ukul

-Wawu dan ya

Fi’il madhi: Wugaf

Fi’il mudhari’: yoogaf

Fi’il Amar: oogaf

 

 

3

Kata Benda, Sifat, dan Kata Ganti

 

 

3.1

Pembentukan kata benda dan sifat

Pola nominal utama (selain bentuk jamak)

-Fa’l “Kasm (mendorong/membelai), seef (musim panas), dalu(ember/timba),

-Fi’l “Milk (pendapatan), sidg, sigg (kebenaran).

-Fu’l “Dugs (ikan lumba-lumba)

-Fa’la “Calba (tang/gegep), garsa (botol)

Fa’lGals (mengayuh), halg, weeh (muka), zeen (enak/bagus)

Fi’lGird, gidir (panci),riil (kaki)

Fu’lRub’ (seperempat), kuub (gelas)

Fa’laBagla (ceret), dooka (kesusahan), sooka (garpu)

3.2

Angka/bilangan

– walad waahid (satu anak laki-laki)

-warra wahda (pada suatu waktu)

-saa’a wahda (jam satu)

 

Talaat iyyaam (3 hari)

Talaat riyaayiil (3 laki-laki)

Sitt ashir , sittat ashir (6 bulan)

3.3

Isim isyarah

Has-simac(mudzakkar) (ini ikan)

Hal- panka(muannas) (ini kipas angin/penggemar)

Has-sikkoniyya(jamak mudzakkar) (ini pemimpin)

Hat-timbaakiyyaat(jamak muannas ) (ini bola/jantung)

[haa]di (mudzakkar)

[haa]di (muannas)

Hadeela, [ha]deelen (mudzakkar/ muannas. jamak)

Referensi

Johnstones, T. M, 1967, Eastern Arabian Dialect Studies, London: Oxford University Press.

Anam khoirul, http/; Anam_wija to bone.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s