Sintaksis Dialektologi Arab Timur

Posted: Januari 31, 2011 in bahasa arab, pendidikan
  1. 1. PENDAHULUAN

Bahasa adalah alat komunikasi secara verbal bagi komutas manusia di dunia ini. Satu bahasa dapat memunculkan dialek atau verian yang bermacam-macam, hal ini tak lepas dari pengaruh sosial dan geografis. Dialek sebuah bahasa selalu dipengaruhi oleh geografis (Masnur, 2009: 1).

Bahasa Arab, layaknya fenomena yang terjadi pada bahasa dunia lainnya. Bahasa ini sebagaimana yang kita kenal digunakan manyoritas negara timur tengah baik wilayah timur (Iran,Irak, Suriah, Libanon, Turki, Yordan, palestina, Kuwait, Arab saudi, Bahrain, Uni Emirat, Qatar, Oman, Yaman) maupun barat (Mesir, Sudan, Tunis, Al Jazaer, Maroko). Negara-negara besar yang terletak pada geografis yang berbeda sudah barang tentu akan melahirkan dari satu rumpun bahasa yaitu bahasa Arab dengan berbagai macam dialek atau verian bahasa yang berbeda dengan negara lain.

Di dalam bahasa Arab, dikenal ada dua macam bahasa berjalan pada komunikasi masyarakatnya, yaitu bahasa fusha (Arab baku) dan bahasa ammiyah (gaul). Bahasa Arab baku tidak ada perbedaan yang muncul dari tiap negara kecuali penggunaan kata-kata pengkhususan sesuatu. Bahasa fusha merupakan bahasa komunikasi harian untuk wilayah negara tertentu. Bahasa gaul Mesir akan berbeda dengan bahasa gaul di Kuwait. Munculnya bahasa amiyah adalah hasil dari kolaborasi bahasa dengan geografis wilayah.

Dalam pembahasan perbedaan dialek pada kesempatan ini, pemakalah membatasi pembahasan pada negara Kuwait, Bahrain dan Qatar.

 

  1. 2. DIALEK BAHASA ARAB PADA NEGARA-NEGARA ARAB BAGIAN TIMUR

Dialek adalah varian bahasa, atau dapat disingkat dengan pengertian jenis-jenis ujar dalam sebuah bahasa. Dalam pembahasan ini, akan dibahas mengenai ujar dalam bahasa Arab namun dari berbagai negara yang menggunakan bahasa ini. Jadi dilakukan komparasi antara ujar yang ada dari satu rumpun bahasa yakni bahasa Arab.

Negara Arab bagian timur meliputi, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat, dan Arab Saudi. Pada pembahasa ini, penulis membatasi pembahasannya pada tiga negara-negara Arab bagian timur, yaitu: Kuwait, Bahrain dan Qatar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.1 KUWAIT

 

  1. Verba (Kata Kerja)

1. 1   Kalimat Sempurna dan Kalimat tidak sempurna

Kalimat Sempurna (perfect) menunjukan pada pekerjaan yang telah dilakukan pada masa lampau:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
وِ سَكَنْتُ مَعَ الآلِ هِناَك I lived with a family there

 

Kalimat sempurna biasa digunakan sebagai kalimat pengandaian akan tetapi kalimat yang tidak sempurna biasanya dalam bentuk umum sebagaimana berikut ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
سَلِّمِكَ اللهُ، اللهُ يِسَلِّمِكَ، يِسَلْمَك God keep you safe

 

Kalimat tidak sempurna menunjukkan pada sebuah pekerjaan yang tidak tuntas pada waktu sekarang dan akan datang, kurang frekuensinya pada waktu yang lalu.

 

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
هو يِشتِغِل في الحفيز مالى He works in my office
يَنْزِل الغَوَّاصُ فيِ الغاَرِ The diver goes down to the bottom

 

Sebuah kalimat dapat diawali dengan dengan partikel bi (بِ) pada kata kerjanya (verba) yang menandakan bahwa hal tersebut terjadi pada masa akan datang. Kata kerja yang tidak sempurna yang diawali dengan bi biasanya  dalam bentuk rasa keinginan.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
بِيَرُوْح He will go, wants to go

 

Untuk menunjukan sebuah niat, maka diwajibkan untuk meletakkan kata raah pada awal kata yang tidak sempurna tersebut, sebagaimana contoh di bawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
رَاحَ أَتَكَلَّم I shall speak, I am going to speak

 

Sebuah kalimat untuk sesuatu yang telah terjadi, baik akan diulang atau tidak, itu biasanya diucapkan dalam bentuk kalimat yang tidak sempurna dengan menggunakan kata كان .

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كاَنَ يَرُوْحُ He was going, used to go.
كاَنَ يِلْعَب He was playing, used to play

 

 

Verba dependent[1] digunakan dalam bentuk kalimat yang tidak sempurna.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أَحِبّ أَتَكَلَّمُ عَنْ شَئٍ ثَانٍ I want  to speak about something else

1. 2   Kata Bantu

Kata kerja yang sering digunakan menjadi kata benda adalah kata كان ;

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كَانَتْ تَدْرِسُ اللُغَةَ الكُوَيْتِيّة She was studying Kuwaiti
كَانَ يِلْعَبْ فيِ الْمَلْعَب He was playing in the field

 

قائد   juga dapat menjadi sebuah kata bantu umum, yang diikuti oleh sebuah kalimat yang tidak  sempurna yang menindikasikan bahwa hal tersebut terjadi pada waktu sekarang, atau lagi berlangsung.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قَائِدٌ يَكْتِب He is writing

 

قام dapat berupa kata bantu yang apabila diikuti sebuah kata yang tidak sempurna, yang mana akan memiliki makna” akan”. Dengan contoh:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قِمْنَا نَأْكِل We began eating

 

1. 3 Participel Aktif

Dari kata yang berbentuk participle aktif menunjukkan  pada sebuah pekerjaan yang sedang berlangsung sekarang (present continuous sentence) dan masih berkelanjutan pada masa setelahnya atau mendekati masa yang akan datang.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أين وِين رايِح Where are you going ? (now or soon)

 

Selain dari bentuk diatas, ada juga dalam bentuk yang lain,  dimana aktif partisipelnya dalam bentuk ini memiliki arti untuk sesuatu yang telah berlangsung dahulu atau pada waktu yang lalu, sebagaiamana contoh di bawah ini:

 

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الدُكَّانُ سَادٌ The shop has shut up

 

1. 4 Particepel Passif

Walaupun dalam bentu passif tidak terdapat dalam bahasa Kuwait, passif participle mengambil  tempat dalam bentuk-bentuk passif tertentu.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الْحَقِيْبَةُ مَشُوْلَةٌ The bag has been taken away

 

 

  1. Nomina (Kata Benda)

Di Kuwait, dalam sastra bahasa arab, ada beberapa ide yang menandakan untuk sesuatu yang mewakili banyak, maka diucapkan dalam bentuk struktur nominal. Sebagaimana:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كِلِّ الإِنْساَنِ All the people
كِلِّ اليَوْمِ Every day
بَعْضُهُم Some of them

 

Di Kuwait juga kata كل           biasanya sering kita jumpai adanya tambahan buu, sebelum perubahan awalan nominal yang terdapat disana yang sebagai pengganti  dari akhiran kata tersebut..contoh:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كُلُّ بُوْ هُمْ All of them

 

  1. Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal

Dalam bentuk dasar, sebuah kalimat verbal mungkin dapat diawali, namun kebanyakan yang sangat sering diikuti oleh sebuah subjek. Maka:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
صار كل شئ  فيها جديدا Everything in it is new

Apabila verba dari bentuk participle (ismul faa’il), subjeknya biasanya mendahulukan verbanya:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الدرويل رايح إلى أحمد The driver is going to Ahmadi

 

Dapat juga menggunakan penekanan yang diletakkan pada permulaan kalimat:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
هـِ راح أشرح I am going to explain that

 

  1. 4. Persesuaian (concord atau Tawafuq)

 

4.1         Adjective (kata sifat) dan Participel (yang menjadi kata sifat)

Dalam kalimat noun ajektif (na’tun), maka kata sifat akan selalu mengikuti kata benda tersebut yang telah ditentukan. Sebagaimana contoh di bawah ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
بَيْت جِديد A new house
البيت الجديد The new house

 

Sebuah kata sifat akan menyesuaikan pada kata benda dalam bentuk jenis kelaminnya, sebagaimana contoh di bawah ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
ولد صِغِيْر A small boy

 

Dalam bentuk yang lain juga sudah barang tentu bahwa kata sifat selalu akan menyesuaikan pada jumlah dari noun tersebut, baik dua ataupun mencapai plural.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
رجالان فرحانان Happy men
بنات صغار Small girls

 

4.2    Verba-verba

Kata kerja (verba), akan sesuai dengan jumlah orang dan jenis kelaminnya dalam subjek, walaupun itu diawali atau diakhiri, dengan posisi yang sama sebagaimana kata sifat.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
رَاحَ أَبِي My father went
راحت أمي My mother went

 

4.3    Kata ganti perseorangan

Kata pengganti secara personal, harus sesuai dan singkron dengan orang yang menggantikannya, sebagaimana dengan adjective dan nominanya.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الدكاكين نملكها The shops we own

 

  1. 5. Kata Ingkar dan Pelarangan (Negation and Prhohibition)

Kata kerja (verba) rata-rata  menyatakan kalimat negatife dalam bentuk sempurna dan tidak sempurnanya, dapat digunakan kata: ما

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
مَا رَاحَ He did not go
مَا يُخَالف It makes no difference
مَا يَسِيْر That cannot be

 

Kalimat ingkar setelah “wa” dan pasti aka nada la, sebagaimana contoh dibawa ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
ما تزوجت و لا ولد She did not get married and she has no child
لا هذا و لا هذا Neither this nor that

 

  1. 6. Kalimat pertanyaan

Dalam bentuk kalimat tanya, tidak banyak pergantian hurup baru, akan tetapi hanya suara yang dapat membuat kita sering membuat perubahan dalam memahami  artinya. Arti tergantung dengan ketinggian suara pada pengucapan pertanyaan tersebut. Sebagaimana contoh dibawh ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
مَ تِفْتِهِمْ العَرَبِيَّةَ؟ Do you understand Arabic?

 

Dimana partikel pertanyaan adalah bagian dari kalimat, biasanya kata pertamanya dalam bentuk  pertanyaan, sebagai, untuk contoh, وين رايح؟ . where are you going?.

Partikel min biasanya tergabung dengan kata ganti (pronoun) untuk orang ketiga tunggal, contoh:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
من أين انت جئت؟ Where do you come from?
إِشْ فِيْك؟ What wrong with you?
  1. Klausa Relative (Jumlah Sillah)

Dalam kalimat relative, yang menjadi  cirri-ciri utama adalah adanya  illi (variant: li-il-) ini adalah pendahulu dari kalimat atau klausa relatif. Pendahuluan atau antecedent[2] tersebut dalam bentuk indefinite, klausa relative

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الرجل اَلِّي شفته The man I saw
رجال شفته البارح  

 

Kalimat atau klausa relative dapat juga berupa sebuah participle (ismul Fa’il), sebagaimana:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
البديُ الساكينين في البرِّ؟ The Bedouin who live in the desert

 

Kata illi, sebagai pemberi penekanan terhadap kata pengganti, maka dapat ditulis sebagaimana contoh dibawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أنت اَلِّي قلت لي You told me

 

 

8.  Klausa Temporal (Jumlah zamaniah)

Kata penghubung قبل ما  itu memberikan keterangan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat zamaniah, dengan menggunakan kata kerja perfect,  gabil-la adalah sebuah klausa dimana kata kerja dalam bentuk imperfect, sebagaimana contoh di bawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قبل ما راح Before he went
قبل ما يروح Before he goes

 

Kata penghubung yang menggunakan لما  lamma “When” biasanya menunjukkan sebuah klausa dimana kata kerjanya dalam bentuk imperfect. Lamma, namun, memiliki memiliki arti menandakan pada yoom atau hari, dengan kalimat syarti.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
لما يختار، يبتدؤون في البنيان When he has made his choice, they begin the building

 

  1. Klausa Kondisional (Jumlah Syartiyah)

Secara umum bentuk jumalah syartiyah participle dengan menggunakan kaan, كان atau إذا . ada juga dengan menggunakan loo لو  akan tetapi di Bahrain tidak terlalu sering digunanak kata loo. Sebagaimana contoh dibawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
إن كان جئت، أسلِّم عليك.

كان جئت أسلم عليك

If you come, I shall greet you

 

Apa bila إذا . harus diikuti dengan sebuah kata kerja dalam bentuk imperfect.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
إذا تروح البرَّ تَشوفهم If you go to the desert, you will see them.

 

 

 

2.2 BAHRAIN

Sekilas Profile Bahrain

  1. Verba (Kata Kerja)

1.1   Kalimat Sempurna dan Kalimat tidak sempurna

Sama dengan Kuwait, yaitu kata kerja perfect digunakan untuk menyatakan sesuatu yang telah terjadi pada masa lampau.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
مَا تعلمت للحين I have not learnt up till now

 

Dalam kata kerja imperfect, menandakan bahwa menunjukkan pada ketidak sempurnaan sebuah kalimat atau pekerjaan pada masa sekarang dan masa yang akan datang atau sebuah pekerjaan yang belum tuntas pada masa lalu.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
ما تحب تتلعم السياقة Would you like to learn driving?

 

Kata yang diawali dengan kata bi, atau raah ini menandakan kata kerja imperfect yang memberikan  makna untuk masa yang akan datang. Kata kerja imperfect dengan menggunakan bi biasanya memiliki  rasa sebuah keinginan. Apabila imperfect dengan menggunakan raah biasanya memiliki kesan sebuah maksud, sebagaimana contoh dibawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
بأشتغل I shall work
راح أشتغل I am going to work

1.2  Kata Bantu (auxiliary verb)

Kata bantu yang paling popular adalah kaan.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كان إِروح He used to go, was going.

 

قائد  juga digunakan sebagai kata bantu sebagaimana di Kuwait, yang menununjukkan pada pekerjaan yang sedang dilakukan. Contoh:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
إش قائد تُسَوِّي؟ What are you doing (now)?

 

1.3  Participel Aktif

Sebagaimana di Kuwait, dalam isi konteks kata kerja participle aktif mungkin akan kembali kepada sebuah kalimat yang memiliki aksi dari sebuah kata kerja.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أنت واجب دوّخيني من حال الموضوع You have bothered me a lot with this subject.

 

1.4  Particepel Passif

Di Bahrain bentuk kata pasif jarang digunakan. Kalimat yang passive biasanya digunakan untuk mengungkapkan hal dengan pengungkapan kata kerja yang dipasif kan bukan kata kerja. Atau bentuk kata kerja ketiga, dimana kata kerja tersebut tidak digunakan secara personal.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أنا مولود في… I was born in …

 

  1. Nomina (Kata Benda)

Di Bahrain,  ada beberapa pendapat mengenai sesuatu yang diungkapkan dengan  kalimat yang menggunakan nomina, sebagaimana contoh di bawah ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كِلهم All of them
كِل واحد أِحِبه Everyone likes it
بروحك By yourself

 

  1. Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal

Dalam klausa verba, kata kerja biasanya diikuti the subjek:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
أنا أوافق I agree
أنت تبع تعرض بسْ You just want to argue

 

Contoh dari klausa nomina sebagaimana di bawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
هذا صحيح That is right

 

  1. Persesuaian (concord atau Tawafuq)

4.1    Adjective (kata sifat) dan Participel (yang menjadi kata sifat)

Dalam penyesuaian kata sifat sebuah nomina sama, yang mana harus disesuaikan dengan jumlah dan jenis kelamin.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
شخص ضعيف A weak person
شئ غريب A strange thing
مرأة ضعيفة A weak woman

 

4.2    Verba-verba

Kata kerja disesuaikan dengan jumlah dan jenis kelamin juga terhadap nominanya dalam setiap kondisi, sebagaimana dengan kondisi adjektif.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
ما خدمتني She did not serve me

 

4.3    Kata ganti perseorangan (Personal Pronoun)

Ini juga harus menyesuaikan kepada jenis kelamin dan jumlahnya juga dalam pengucapannya. Sebagaimana contoh di bawa ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
شفتُهم I saw them (the cars)

 

  1. Kata Ingkar dan Pelarangan (negation and Prohibition)

Dalam bentuk negative digunakan kata kerja dalam bentuk perfect dan juga dalam bentuk imperfect dengan ma yang tidak terlalu banyak digunakan sebagaimana la. Karena la banyak digunakan sebagaimana dalam bentuk negative imperative, dan negative biasanya. Sebagaimana contoh:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
لا قلت: بأشوف زوجتي I did not say: I want to see my wife
ما فهمتَ مني شيئا You did not understand me

 

  1. Kalimat pertanyaan

Dalam kalimat tanya tidak memiliki aturan yang khusus, sebagaimana di bawa ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
من عند الباب؟ Who is at the door?
إش الحق/ إش حق؟ Why? What for?
من معه؟ With whom?

 

  1. Klausa Relative (Jumlah Sillah)

Klausa relative digabung di dalamnya dengan nomina yang indefinite, sebagaimana contoh dibawh ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
هذا شئ الله كاتبه بعد That is something that God has decreed anyway.

 

  1. Klausa Temporal (Jumlah zamaniah)

Biasanya diikuti dengan kata leema (lamma, limma) إلى ما (until).

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
إلى ما كبرت، لما كبرت Till you grew up
يعنى إلى ما يخلص You mean, till it finishes

Sama dengan penggunaan partikel إلى أن  yang biasa mengungkapkan klausa dalam bentuk imperfect.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
و وحدة، ما أدرِ اش بتسوى له

Leen yitla’ em’al’la

And (another) one, I don’t know what she would be doing to him, till he would end up sickly.

 

  1. Klausa Kondisional (Jumlah Syartiyah)

Partikel dalam klausa kondisional adalah, lo, idza, in kaan, atau in.

9.1  perfect yang bersyarat

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
تفكر، لو حملوا الأفلام خاصا للأطفال، يخسرون. Do you think if they brought special children’s films, they would lose (by it)?

 

9.2  Imperfect yang bersyarat

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
لو أقول لك الحق ما تصدق If I tell you the truth, you won’t believe me

 

9.3  Partisipel aktif yang bersyarat

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
لو معرِّس، كان أحسن If he were married it would be better

 

9.4  Klausa nominal yang bersyarat

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
لكن، العرس أتم، وِلو صورة بس But the marriage goes on even it only in name

 

2.3 QATAR

Sekilas Profile Qatar

 

 

 

 

 

 

  1. Verba (Kata Kerja)

1.1   Kalimat Sempurna dan Kalimat tidak sempurna

Kalimat yang perfect adalah kalimat yang telah berlangsung dan selesai pada masa lalu, sedangkan imperfect yang belum selesai, sampai sekarng, masa lalu dan juga masa yang akan datang. Imperfect rata-rata menunjukkan maknanya terjadi pada waktu sekarang.

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قلت لي You told me

 

1.2  Kata Bantu

Rata-rata yang digunakan adalah kaan, sebagaimana Negara arab lainnya kata kaan, kecuali pada pembicaraan yang perlu kehati-hati /kepastian, dan hal itu tidak semuanya sesuai dengan kondisi orang yang dikatakan tersebut.

1.3  Participel Aktif

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
محمد صائد Muhammad out hunting

1.4  Particepel Passif

Bentuk passif tidak terlalu digunakan di Qatar sebagaimana di Kuwait dan Bahrain.

  1. Nomina (Kata Benda)

Dengan menggunakan kill, kull, dan ba’dun. Sebagaimana contoh di bawah ini:

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كل منا عنده طائر Each of us has his bird (falcon)
كل واحد Each one

 

  1. Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal

Dalam kalimat verba, kata kerja boleh diawali oleh subjeknya.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
الله أراد As God willed

 

Sedangkan dalam contoh klausa nomina sebagaimana berikut ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
شغلهم في الصيف سمك Their work in the summer is fish

 

 

 

 

  1. Persesuaian (concord atau Tawafuq)

4.1  Adjective (kata sifat) dan Participel (yang menjadi kata sifat)

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قاسم موجود؟ Is Kosim there?

 

4.2  Verba-verba

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
جاءت العلوم News came

 

4.3  Kata ganti perseorangan

Plural untuk wanita di Qatar adalah hin dan intin, akan tetapi sering digantikan dengan pengganti umum yaitu: hum dan into.

  1. Kata Ingkar dan Pelarangan

Dalam hal ini dapat digunakan la dan ma

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
ما قصَّرت You have not fallen short (in hospitality)
أنا ما أخرج I shall not come out

 

  1. Kalimat pertanyaan
الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
وش علومك؟ What is your news?

 

  1. Klausa Relative (Jumlah Sillah)

Dalam bentuk kalimat indefinite, sedangkan bila diungkapkan dengan menggunakan kata definite maka digunakan illi. Sebagaimana contoh dibawah ini:

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
كان واحد منهم اسمه علي Before he took his falcon
بعد المطر جاءنا مثل الإنسان اليِّ جاء After the rain that had come upon us like the man who came

 

  1. Klausa Temporal (Jumlah zamaniah)

 

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
قبيل يأخذ الصقر Before he took his falcon
لو يروحون Until they go

 

  1. Klausa Kondisional (Jumlah Syartiyah)

Dalam pernyataan Klausa kondisional, menggunakan in kaan atau ila dan idza. Dua partikel tersebut biasanya diikuti verba perfect atau participle (ismul fail), akan tetapi kalimat tidak terdapat verba.

الجملة فى العربية الجملة في الإنجيلزية
إذا عندك الطائر If you have your bird
إلى بغي نجد، يروح إلى نجد If he wants to go to Nejd, he can go to Nejd.

 

  1. 3. KESIMPULAN

Dari pemaparan singkat di atas, perbedaan dialek bahasa Arab untuk wilayah Arab Timur (Kuwait, Bahrain dan Qatar) dengan Arab utara dan Barat dapat ditulis sebagai mana berikut ini:  Ditemukan ada perbedaan yang dapat ditulis sebagaimana dibawah ini:

 

Mesir Palestina Suriah Arab Timur Tulisa Fusha
أنا أنا أنا أنّي أنا
إحنا نحنا نحنا حنا نحن
أنتِ أنتِ أنتِ أنتِ أنتِ
أنتَ أنتَ أنتَ أنتَ أنتَ
إنتُم أنتو أنتو إنتُم أنتما

أنتم

أنتن

هوَ هوِّ هوِّ هو هو
هِيَ هِيّ هِيّ هي هي
هُمّ هُنّ هُنّ هُمّ هما

هما

هم

هن

 

KATA TANYA

Mesir Palestina Suriah Arab Timur Tulisa Fusha
دي هاي هاي هاي، هاذي هذه
دا هادا هادا ذا، هاذا هذا
دول هدول هذول هذان، هاتان، هذين، هاتين، هؤلاء
داك هداك هذاك ذاك، ذلك
ديك هديك ذيك، هذيك تلك
هوديك هذولاك أولئك

Mesir Palestina Suriah Arab Timur Tulisa Fusha
ايه ايش شو، إيش إيش، وش، ش ماذا، ما
ليه ليش ليش ليه، ليش، لويش لماذا
فين وين وين وين أين
إيـمتى ايمتى إيـمتى، إيـمت متى متى
من فين من وين من وين،

منين

منين من أين
إزي كيف شلون كيف
مين مين من من
كم،كام, أيه كم كم

  1. 4. PENUTUP

Bahasa adalah medium komunikasi paling penting bagi manusia. Dalam penuturannya, bahasa sangat dipengaruhi oleh geografi (Munif, 1429). Dalam satu rumpun bahasa, karena letak gerografi yang berbeda akan mempengaruhi ujaran tiap tempat.  Salah satu juga penyebabnya tumbuh berkembangnya sebuah bahasa dalam ruang lingkup masyarakat adalah letak geografinya.

Bahasa Arab yang digunakan oleh Arab TImur, dalam pemaparan singkat diatas telah berbeda dengan wilayah Arab utara dan Barat. ini semakin memberikan gambaran jelas mengenai pengaruh geografis pada sebuah bahasa. Letak geografis walau tidak dapat merubah bahasa tersebut, namun ia dapat membuat varian atau dialok yang baru.

 

DAFTAR PUSTAKA

Johnstone, T.M. 1967. Eastern Arabian Dialect Studies. London: Oxford Univesity Press.

Muslich, Masnur. 2009. Fonologi Bahasa Indonesia Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.


[1] Sebuah kata kerja dalam bentuk majhul akan tetapi maknanya sebagaimana verba ma’lum.

[2] kb., ks. kata atau bagian kalimat yang mendahului kata pengganti. In the phrase “the car which I bought”, “car” is the a. Dalam bagian kalimat “the car which I bought”, “car” adalah kata yang mendahului..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s